Tidak Ada Penyakit Serius yang Muncul Usai Banjir di Jakarta

Tidak Ada Penyakit Serius yang Muncul Usai Banjir di Jakarta

Rini Friastuti - detikNews
Jumat, 25 Jan 2013 18:20 WIB
Jakarta - Dampak banjir yang melanda wilayah Jakarta dua pekan yang lalu menyisakan lumpur dan sampah. Tidak sedikit juga warga yang terkena penyakit diare, flu, dan gatal-gatal. Namun semuanya masih dalam batas normal.

"Dibanding tahun 2007, nggak ada perbedaan signifikan. Masih banyak (tahun) 2007. So far masih stabil, 35 ribu pasien yang diobatin sejak tanggal 15 Januari," ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dien Emmawati di Gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (25/1/2013).

Dien menambahkan, kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatannya cukup tinggi pasca banjir Jakarta. Dinas Kesehatan DKI mengaku akan terus berusaha mengendalikan tingkat kesehatan warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Artinya ada kesadaran masyarakat untuk berobat, itu lebih bagus. Penyakitnya masih dalam koridor aman lah, batuk pilek, gatal-gatal. Ini yang kita kendalikan," ujar Dien.

Untuk pengendalian tersebut, Dinas Kesehatan juga telah melakukan fogging (pengasapan), liofilisasi (pengeringan), serta pembagian bubuk abate di 4 wilayah Jakarta, kecuali Jakarta Utara.

"Empat lokasi di Jakarta kecuali Jakarta Utara, sudah dilakukan fogging dan liolisasi, terus apatisasi serentak, dan ada pembagian Abate juga," tambah Dien.

(mok/mok)


Berita Terkait