"Saya berharap Pak Hary Tanoe tidak masuk parpol manapun," ujar Romy kepada detikcom, Selasa (21/1/2013).
"Kembangkan politik dari posisi dia sebagai pengusaha media massa dengan memberi ruang yang sama pada parpol melalui pemberitaan dengan kacamata yang positif tentang fungsi parpol," sambungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga hal-hal yang sebetulnya dalam politik itu biasa, oleh pak Hary Tanoe dipersepsikan luar biasa. Mungkin seperti itu," lanjutnya.
Maka bila Hary Tanoe bergabung dengan partai baru, barangkali akan menemui kondisi serupa. Di sisi lain sebagai pengusaha media massa, justru memiliki banyak peran untuk membangun politik nasional yang demokratis dan sehat di masa mendatang.
"Barangkali dengan kepemilikan sebagai salah satu media terbesar bisa membangun frame yang positif sehingga ada komitmen untuk pemberitaan yang positif yang kemudian menjadi kontribusi positif ketika terjadi pembangkangan sosial yang berujung pada konflik horizontal, salah satunya karena buruknya cita pemimpin nasional," jelasnya.
(bal/lh)










































