Pantauan detikcom, Ahok dan pengungsi serta wartawan tiba di rusun Marunda pukul 15.00 WIB dengan menggunakan 2 bus besar. Sesampai di rusun, Ahok mengajak pengungsi menempati rusun.
"Jadi bapak ibu sewa sini lengkap dengan tv, ranjang, kulkas," ujar Ahok dengan pengeras suara di Rusun Marunda, Jakarta Utara, Senin (21/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengungsi bisa menikmati fasilitas 2 kamar tidur dengan TV 19 inch dan kulkas. Juga ada dapur dan toilet yang bersih.
"Kalau yang tidak mau silakan tolak," tegas Ahok.
Ahok sendiri tidak memaksa pengungsi di bantaran waduk Pluit tinggal di rusun Marunda. Yang jelas Ahok tidak akan membiarkan pemukiman ilegal di waduk Pluit.
"Ini pilihan terbaik bagi warga yang sudah kehilangan segalanya (akibat banjir). Yang belum dapat KTP bisa kita urus, yang mau usaha kita sediakan fasilitas," ujar Ahok.
Saat ini ada 15000 jiwa di bentaran waduk Pluit yang akan dipindahkan. Rusun Marunda, Pulogebang dan Pegadungan disiapkan untuk menampung korban banjir Jakarta.
(lh/lh)










































