Ribuan Warga Pluit Masih Terjebak Banjir di Rumah Mereka

Ribuan Warga Pluit Masih Terjebak Banjir di Rumah Mereka

Prins David Saut - detikNews
Jumat, 18 Jan 2013 18:02 WIB
Ribuan Warga Pluit Masih Terjebak Banjir di Rumah Mereka
Ahok naik perahu di Pluit/Natanael
Jakarta - Banjir setinggi 1,5 meter yang menenggelamkan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, datang saat ratusan ribu warga Pluit terlelap. Alhasil, puluhan ribu warga masih terjebak di rumah mereka.

"Ini dikepung dan banyak warga nggak bisa keluar. Kelurahan Pluit ada 7 RW, sekitar 14.000 jiwa, termasuk anak-anak jadi 20.000 jiwa," kata Kepala Kelurahan Pluit Tahta Yujang di Posko Siaga Banjir Pluit, Jalan Pluit Indah, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (18/1/2013).

Sejak subuh proses evakuasi terus dilakukan tanpa henti. TNI, Damkar, PMI, polisi, yayasan sosial, dan masyarakat mengeluarkan perahu atau membuat rakit dari bambu dan dirijen untuk proses evakuasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dibutuhkan evakuasi, konsumsi kita cukup, ada warga yang masih kejebak, dan ada warga di lantai 2 mungkin sampai 10.000 orang tapi dari pagi sudah kita evakuasi," ujar Yujang.

Yujang memperkirakan hingga sore ini masih ada 2.000 warganya yang terjebak. Ia berharap konsumsi warganya yang terjebak cukup hingga bantuan perahu datang ke tempat mereka.

"Kita punya data tapi intinya kita bergerak. Mungkin sekitar 2.000 orang. Konsumsi mereka kita perkirakan cukup," ujar Yujang.

Yujang menambahkan lima RW di kelurahannya mengalami ketinggian air hingga 1,5 meter dan menjadi prioritas. Ia pun bersyukur warga sekitar dan korban bersama-sama mengatasi bencana ini.

"Sementara untuk evakuasi kita aplusan, RW 03 lalu RW 07, RW 18 lalu RW 17 gantian. Hampir semua kelurahan di Penjaringan terendam. RW 04, RW 05, RW 06, RW 07, RW 09 yang paling parah, sampai sedada," ujar Yujang.

(vid/nrl)


Berita Terkait