"Pemerintah harus segera menetapkan status khusus wabah ini sebagai wabah nasional. Selain menimbulkan kerugian bagi petani itik, virus ini berpotensi menular ke manusia, seperti yang pernah dilaporkan terjadi di RRC, Hongkong, dan Bangladesh," kata Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, dalam siaran pers, Selasa (15/1/2013).
Fadli mengatakan Kementerian Pertanian khususnya Ditjen Peternakan harus melakukan security control dan peredaran unggas dengan seksama. Semua unggas yang masuk dari luar negeri mestinya harus dicek dan diawasi ketat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fadli meminta pemerintah untuk lebih cepat mengantisipasi penyebaran virus ini. Sebab, yang rugi adalah masyarakat umum, khususnya petani itik yang menggantungkan hidup mereka dari peternakan itiknya.
"Kita juga seharusnya mengembangkan vaksin strain khusus yang sesuai dengan seed virus lokal. Indonesia harus menjadi pusat penanggulangan virus flu burung berbasis tropis," tuturnya.
Lebih jauh, Fadli juga meminta pemerintah mengeluarkan dukungan anggaran kompensasi bagi para petani itik.
(tor/van)











































