4 Delegasi Indonesia Ikuti MTQ Internasional di Mekah

4 Delegasi Indonesia Ikuti MTQ Internasional di Mekah

- detikNews
Minggu, 26 Sep 2004 01:34 WIB
Jeddah - Setiap tahun dilakukan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Internasional di Mekah. Pada Sabtu (25/9/2004) telah dimulai MTQ Internasional ke-26 di bawah naungan Raja Fahd bin Abdul Aziz.Acara diikuti oleh 230 orang peserta dari berbagai negara, termasuk 4 orang peserta dari delegasi Indonesia. Bagi pemenang disediakan hadiah senilai SR 888 ribu atasu Rp 2,131 miliar.Delegasi Indonesia yang ikut pada MTQ ke-26 di Mekah telah tiba di Arab Saudi sejak 23 September 2004, dan rencana kembali ke tanah air pada 5 Oktober 2004.Mereka adalah Emha Hasan Ayatullah selaku peserta Mufassir, Mukhtar Baidhowi selaku peserta Hafiz Qur'an 30 Juz, Rizal Ahmad Rangkuti selaku peserta Hafiz Qur'an 20 Juz, Muhammad Abdul Salam selaku peserta Hafiz Qur'an 10 Juz.Kemudian ditambah Drs H Ahmad Danial sebagai pimpinan delegasi, Dr H Ahsin Sakho Muhammad selaku juri/hakim MTQ, dan Drs H Syaifullah selaku anggota/pendamping.Kedatangan rombongan delegasi disambut Panitia MTQ Internasional dan pihak Perwakilan RI Jeddah, antara lain, protokol dan Bidang Urusan Haji KJRI Jeddah. Beberapa tahun terakhir ini, peserta MTQ dari delegasi Indonesia selalu mendapatkan juara.Acara diselenggarakan oleh Kementerian Urusan Islam, Wakaf, Dakwah dan Al Irsyad Arab Saudi, bertempat di Hotel Intercontinental Mekah selama 8 hari hingga 2 Oktober 2004.Syekh Shaleh bin Abdul Aziz Al Syehk, Menteri Urusan Islam, Wakaf, Dakwah dan Al Irsyad Arab Saudi mengatakan, Musabaqah dilaksanakan di tanah suci Mekah setiap tahun, sebagai tradisi Islam."Ada berbagai tujuan, seperti memberikan perhatian kepada Al Qur'an, memberi dukungan kepada penghapalnya, pengamalan tajwidnya, dan penggali tafsirnya, serta memberikan motivasi kepada seluruh umat agar dapat kembali kepada kitab suci sebagai lambang pemersatu," katanya seperti dilansir harian Al Madinah, Sabtu (25/9/2004).Ustadz Abdul Aziz bin Abd Rahman Al Subaihin, Sekretaris Jenderal MTQ Internasional mengatakan, dengan berlangsungnya musabaqah ke-26 tersebut, maka sejak 25 tahun silam kitab suci Al Qur'an mempertemukan umat di dekat Ka'bah. Para peserta berdatangan dari semua belahan dunia dengan aneka bangsa dan bahasa. "Lailahaillah Muhammad Rasulullah telah mempersatukan mereka, ini juga membuktikan sebagai lambang keagungan agama Islam yang telah menanamkan kasih sayang dan persaudaraan," ujarnya.Ditambahkan dia, sebelum 26 tahun silam, telah diadakan pertemuan di Tunisa antara para pembesar departemen bahkan dari pihak non departemen membahas tentang perhatian kepada Al Qur'an, tajwidnya, tafsirnya.Salah satu hasil kesepakatan waktu itu adalah, lanjut dia, mengadakan musabaqah Al Qur'an sebagai motivasi kepada pemuda Islam untuk menghafal Al Qur'an. Maka pada tahun 1399 H (1979 M) terlaksanalah musabaqah yang pertama kalinya dan dihadiri oleh 55 orang peserta dari negera-negara Islam dan bahkan banyak dari pihak organisiasi Islam sedunia. (sss/)


Berita Terkait