SBY: SMS Tawaran Menteri Menyesatkan
Sabtu, 25 Sep 2004 17:35 WIB
Jakarta - Capres SBY meminta masyarakat tidak mempercayai tawaran menteri SBY-JK yang disampaikan memalui SMS (layanan pesan singkat). SBY hingga kini masih menunggu hasil pilpres dan melakukan rekonsiliasi."Akhir-akhir ini banyak informasi yang menyesatkan baik melalui SMS maupun dari mulut ke mulut yang membingungkan rakyat. Dikatakan bahwa SBY bagi-bagi pulsa dan memanggil calon menteri di Cikeas. Tolong jangan dipercaya berita aneh itu. SBY masih menunggu hasil final pemilu. SBY masih terus melakukan rekonsiliasi," ungkap Capres SBY dalam acara silaturahmi dengan warga di pendopo kediamannya, Puri Cikeas Indah, Gunung Putri, Bogor, Sabtu (25/9/2004).1000-an orang menghadiri acara silaturhmi tersebut. Rencananya, Capres SBY akan menjadikan acara silaturahmi ini sebagai kegiatan rutin hingga pelantikannya kelak pada 20 Oktober. Acara yang diselenggarakan mulai pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB, diikuti warga yang datang dari berbagai daerah seperti Bima, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur dan Jawa Barat."Saya yang akan sowan ke rakyat dan berkeliling dari daerah ke daerah di seluruh Indonesia minimal sebulan sekali," kata SBY.Dalam pertemuan itu, SBY mengajak rakyat untuk berekonsiliasi. "Saya bukan superman, untuk memperbaiki kesejahteraan bangsa yang diamanatkan kepada saya harus melalui kerja keras dan saya butuh bantuan dari seluruh rakyat. Kalau saya menjadi presiden semuanya harus saya ayomi, termasuk yang dulu tidak mencoblos saya dan saya tidak boleh pilih kasih," paparnya.Bogi, seorang veteran asal Bogor meminta SBY memperhatikan penyediaan fasilitas umum bagi penyandang cacat dan orang jompo, seperti tangga khusus di mall dan bus kota .Menanggapi hal itu, SBY berjanji jika terpilih akan meminta Mensos untuk berkoordinasi dengan kepala daerah guna menyediakan fasilitas tersebut sesuai kemampuan.Saat SBY menyampaikan sambutan, sebagian pengunjung justru berebut hidangan yang disediakan. Mereka tampak antusias mengkerubuti dua gerobak Soto Bangkong dan mie ayam.
(aan/)











































