"Dua orang teroris yang melarikan diri itu masih terus dikejar. Sebetulnya sempat satu dari dua yang lolos itu kita identifikasi saat sedang makan di suatu tempat. Namun saat dikejar berhasil melarikan diri masuk ke dalam hutan," kata Kapolda NTB Brigjen Polisi Muhammad Iriawan di Mako Brimob Polda NTB, Rabu (9/1/2013).
Dua terduga teroris jaringan Poso itu, kata Iriawan, seluruhnya berasal dari Poso. Namun ia tak bersedia menyebut identitas keduanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena tak kunjung ditangkap, Mabes Polri masih menetapkan status Siaga I di Pulau Sumbawa. Berapa lama polisi akan bekerja, Iriawan tak bersedia berspekulasi.
Di Pulau Sumbawa saat ini tim Densus 88 Mabes Polri yang mengejar dua terduga jaringan teroris Poso itu. Polisi berharap masyarakat turut membantu dan melapor jika memang ada yang dicurigai.
Dua kawasan wisata diidentifikasi polisi menjadi sasaran serangan jaringan teror Poso ini. Kawasan wisata itu ada di Bima dan Dompu.
Kawasan pertama ada di Pantai Lakey, di Hu'u, Dompu. Kawasan wisata itu menjadi favorit para peselancar dari berbagai belahan dunia, karena ombaknya yang sangat berkelas. Satu kawasan wisata lainnya ada di Pantai Kalaki, Kabupaten Bima. Kawasan wisata ini terkenal dengan keindahan panorama sunset-nya.
"Kita berharap, keduanya bisa kita tangkap dalam kondisi hidup-hidup. Syukur-syukur kalau mereka menyerahkan diri," kata Iriawan.
Seperti diberitakan, polisi menembak mati lima terduga teroris di dua tempat terpisah di Bima dan Dompu pekan lalu.
Dua terduga teroris yaitu Roy asal Makkassar, Sulawesi Selatan, dan Baktiar asal Bima, ditembak mati dalam penggerebekan di Mangge Nae, Kabupaten Bima. Penggerebekan dilakukan pada Jumat (4/1) pukul 18.00 Wita. Sempat terjadi kontak senjata, tapi akhirnya kedua terduga teroris berhasil dilumpuhkan.
Sementara itu, tiga terduga teroris lain, Andi Brekele, Fais dan Riswanto, ditembak mati saat Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggerebek di tempat persembunyian mereka di Dusun Kendai 2, Desa Ginte, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Sabtu (5/1) pagi. Ketiganya warga Poso.
(trw/trw)











































