Speed Boat Kecelakaan di Kalteng, 7 Orang Hilang

Speed Boat Kecelakaan di Kalteng, 7 Orang Hilang

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Minggu, 06 Jan 2013 10:34 WIB
Jakarta -

Terjadi kecelakaan speed boat di Kalimantan Tengah. Sebanyak 13 orang hanyut, 7 orang masih hilang.

"Pada hari Sabtu tangnal 5 Januari 2013 sekitar pukul 16.15 WIB di pelabuhan PT. MGM Bras Belangi Kecamatan Laung Tuhup, Kab Murung Raya, Kalimantan Tengah, telah terjadi Laka Air. Melibatkan speed boat reguler yang ditumpangi oleh Kasat Binmas dan rombongan serta penumpang lain sebanyak 16 oranng dan motoris/sopir 1 orang. Total 17 orang," kata Relawan SAR Kalteng, Stanislaus Riyanta, dalam pesan elektronik kepada detikcom, Minggu (6/1/2013).

Kecelakaan terjadi sesaat setelah speed boat reguler yang ditumpangi Kasat Binmas dan rombongan tersebut menurunkan 4 orang security di pelabuhan PT. MGM. Empat orang security yang diturunkan atas nama Jaya Fansuri (PT. MGM ), Abdul Wakid (PT. MGM), Masid (PT Leighton), dan Sugiyanto (PT Leighton).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah itu mau berangkat, tali speed dilepas oleh motoris tanpa menghidupkan mesin terlebih dahulu, kemudian speed hanyut saat motoris mau menghidupkan mesin terlebih dahulu, sehingga speed hanyut terhalang di depan tongkang karena terseburat arus yang deras, maka langsung masuk ke bawah tongkang. Sampai saat ini 7 orang masih hilang," papar Riyanta yang juga terlibatkan dalam berbagai kegiatan Basarnas Kalteng.

Sampai saat ini baru enam orang korban yang sudah ditemukan, berikut identitasnya:

1. Brigpol Budiman ( ANGGOTA RES MURA )
2. Briptu Rudi Paputungan ( ANGGOTA RES MURA )
3. Hafazah ( Security PT. IMK )
4. Hanid ( Security PT. IMK )
5. Abet Ego ( Security PT. IMK )
6. Agus ( Motoris )

Sementara 7 orang yang belum ditemukan adalah:

1. AKP Aris Tantowi (Kst Binmas)
2. AIPTU Wasono Sugeng (anggota Res Mura)
3. Tajudinor (security PT. IMK)
4. Renot (securuty PT IMK)
5. Tommy (security PT IMK)
6. Iwan (Security PT. DBK)
7. Eli Simon (security PT. IMK)

Sementara pihak kepolisian setempat saat dihubungi detikcom belum memberikan keterangan resmi. Kapolsek Montallat Iptu Doni Cancero masih terus memantau situasi di lapangan.

(van/mad)


Berita Terkait