PKS Minta Polisi Tegas Terhadap Penembakan Kadernya di Lampung

PKS Minta Polisi Tegas Terhadap Penembakan Kadernya di Lampung

- detikNews
Jumat, 04 Jan 2013 02:30 WIB
Jakarta - Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI Almuzzammil Yusuf, meminta pihak kepolisian segera bertindak terhadap para perampok yang telah mencuri dan menembak Wakil Ketua DPD PKS Tulangbawang, Slamet Riadi (41) di rumahnya pada Rabu (02/01/2013) sekitar pukul 02.45 WIB. Para kawanan perampok itu telah menembak dada dan pinggang Slamet dan mencuri lima buah ponsel, emas 30 gram, dan uang sebanyak Rp30 juta.

“Perampokan ini sering terjadi di Tulangbawang dan beberapa daerah di Lampung. Saya berharap pihak kepolisian bertindak tegas menangkap para perampok,” kata Almuzzammil lewat siaran persnya yang diterima detikcom, Jumat (4/1/2013).

Menurut dia, perampokan bersenjata api ini telah meresahkan dan merugikan masyarakat Lampung. Akibat dari insiden ini masyarakat jadi tidak bebas beraktifitas baik di siang maupun di malam hari karena keadaan di sana tidak kondusif.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Pihak kepolisian harus bergerak cepat untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Jika ini terus terjadi masyarakat Lampung dirugikan karena dicap sebagai daerah yang tidak aman untuk tempat tinggal, usaha, dan wisata,” ujarnya.

Muzzammil juga menambahkan, dirinya meminta masyarakat kembali menggalakan ronda malam agar kejadian serupa tidak terjadi. “Kamtibmas itu tanggungjawab bersama jadi masyarakat harus bekerjasama dengan kepolisian,” ujarnya.

Perampok bersenjata api yang diduga berjumlah enam orang menyatroni rumah Wakil Ketua DPD PKS Tulangbawang, Slamet Riadi (41), Rabu (2/1/2013), di Kampung Bujung Agung, Kecamatan Banjar Margo.

Humas DPW PKS Lampung Detti Febrina mengatakan perampok masuk lewat jendela rumah dan kemudian masuk ke kamar Selamet. Perampok kemudian mengikat dua anak dan isteri Selamet.

"Mereka menodongkan senjata api ke arah Selamet dan keluarganya," kata Detti kepada detikcom, Kamis (3/1/2013).

(/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads