Saksi Bisu Jam Tangan Franky yang Tewas Menghanyut di Kalimalang

Saksi Bisu Jam Tangan Franky yang Tewas Menghanyut di Kalimalang

Gagah Wijoseno - detikNews
Sabtu, 29 Des 2012 13:56 WIB
Jakarta - Jam tangan karet berwarna hitam menjadi saksi bisu kematian Frangky Paulus Siahaan. Kematiannya masih misterius.

"Pas saya bantu angkat bersama petugas ambulans dari RS Harum, korban masih mengenakan jam tangan warna hitam di pergelangan tangan kirinya," ujar saksi mata, Deni (31) saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (29/12/2012).

Deni mengatakan, saat ditarik dari tengah kali mayat tersebut dengan posisi terlentang. Menurutnya ada yang aneh pada mayat tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketika sudah dipinggir saya perhatiin kok ada bekas darah keluar dari hidung, dan saat saya lihat jam tangan korban menunjukan pukul 09.00 WIB, mungkin baru kemarin malam hanyutnya," Kata pria yang berpofesi tukang parkir di RS Harum.

Deni mengatakan saat diperiksa petugas ambulans rumah sakit menemukan dompet di kantong celana korban.

"Dari kantong celana korban, ditemukan identitas KTP, tapi anehnya KTP-nya seperti fotocopy yang dilaminating, nggak seperti KTP biasanya, dan uang Rp 200 ribu," tuturnya.

Sementara saat dikonfirmasi detikcom Kapolsek Kampung Makasar, Kompol Sutarjo membenarkan peristiwa penemuan tersebut dan telah dievakuasi ke rumah sakit.

"Betul, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Polri," kata Sutarjo

Perwira yang baru dua minggu menjadi kepala unit kepolisian Makasar, belum memberani menduga-duga penyebab kemmatian Franky. Menurutnya pria tersebut berprofesi supir angkutan.

"Kita masih visum dulu, baru ketahuan hasilnya apa. Itu kerjanya sopir mikrolet," tandasnya.

Pagi tadi warga Makasar di kejutkan penemuan mayat yang hanyut di Kalimalang, tepatnya di jalan Inspeksi Saluran Tarum Barat. Warga yang menemukan langsung melaporkan ke polisi.

(edo/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini