"Pas saya bantu angkat bersama petugas ambulans dari RS Harum, korban masih mengenakan jam tangan warna hitam di pergelangan tangan kirinya," ujar saksi mata, Deni (31) saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (29/12/2012).
Deni mengatakan, saat ditarik dari tengah kali mayat tersebut dengan posisi terlentang. Menurutnya ada yang aneh pada mayat tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deni mengatakan saat diperiksa petugas ambulans rumah sakit menemukan dompet di kantong celana korban.
"Dari kantong celana korban, ditemukan identitas KTP, tapi anehnya KTP-nya seperti fotocopy yang dilaminating, nggak seperti KTP biasanya, dan uang Rp 200 ribu," tuturnya.
Sementara saat dikonfirmasi detikcom Kapolsek Kampung Makasar, Kompol Sutarjo membenarkan peristiwa penemuan tersebut dan telah dievakuasi ke rumah sakit.
"Betul, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Polri," kata Sutarjo
Perwira yang baru dua minggu menjadi kepala unit kepolisian Makasar, belum memberani menduga-duga penyebab kemmatian Franky. Menurutnya pria tersebut berprofesi supir angkutan.
"Kita masih visum dulu, baru ketahuan hasilnya apa. Itu kerjanya sopir mikrolet," tandasnya.
Pagi tadi warga Makasar di kejutkan penemuan mayat yang hanyut di Kalimalang, tepatnya di jalan Inspeksi Saluran Tarum Barat. Warga yang menemukan langsung melaporkan ke polisi.
(edo/gah)










































