Tahun Baru, Waspadai Kelangkaan Pertamax di Pacitan

Tahun Baru, Waspadai Kelangkaan Pertamax di Pacitan

- detikNews
Sabtu, 29 Des 2012 09:59 WIB
Tahun Baru, Waspadai Kelangkaan Pertamax di Pacitan
Pacitan - Momen tahun baru di Kota 1001 Goa dipastikan menyedot banyak pengunjung. Konsumsi BBM pun dipastikan melonjak. Tak mau kecolongan, pemkab Pacitan mengadakan sidak ke sejumlah SPBU. Pengecekan dilakukan langsung Bupati Indartato.

Indartato tiba di SPBU Jalan Gatot Subroto sekitar pukul 08.00 WIB mengendarai Toyota Fortuner AE 9230 ZA. Tentu saja, kedatangan orang nomor 1 di Pacitan itu mengejutkan petugas SPBU. Terlebih bupati mengemudikan sendiri mobil pelat merah tersebut. Setibanya di lokasi, Indartato meminta agar mobilnya diisi dengan pertamax.

"Pacitan merupakan daerah tujuan wisata. Kita tidak ingin saat perayaan tahun baru nanti wisatawan kecewa karena BBM langka," ucap Indartato kepada detiksurabaya.com di lokasi, Sabtu (29/12/2012).

Untuk mengantisipasi kelangkaan, kata Indartato, pemkab sudah berkoordinasi dengan pemilik 8 SPBU yang ada. Intinya, mereka diminta memastikan stok BBM semua jenis tetap aman selama momen pergantian tahun.

"Semuanya menyatakan siap," lanjut Indartato.

BBM jenis solar dan premium stoknya dipastikan cukup, tetapi untuk jenis Pertamax kondisinya cukup mengkhawatirkan. Dari pantauan detiksurabaya.com, pada hari biasa catu BBM tinggi oktan itu sering kosong. Menjelang tengah hari biasanya papan bertuliskan HABIS sudah terpampang di SPBU Ploso.

"Tentunya ini menjadi perhatian kita. Apalagi SPBU Ploso ini satu-satunya penyedia Pertamax di Pacitan," jelas Indartato.

Mandor SPBU Ploso Sudarsono dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Semula, untuk penjualan Pertamax pihaknya bermaksud memberlakukan pembatasan. Pembelian Pertamax hanya dibatasi maksimal 15 liter. Dengan volume itu kendaraan tujuan luar kota dapat mengisi lagi di SPBU lain di luar kota.

Hanya saja, lantaran hal tersebut tidak diatur dalam undang-undang, akhirnya urung dilaksanakan. Sebagai gantinya, pihak SPBU akan minta rekomendasi pemkab. Tujuannya, agar kuota pengiriman dari Depo Pertamina Boyolali, Jateng bisa ditambah.

"Repot juga kalau stok Pertamax habis sementara ada ambulans yang bermaksud mengisi BBM untuk mengantar orang sakit. Makanya kami mohon pemkab mengeluarkan rekomendasi," ujar Sudarsono.


(iwd/iwd)
Berita Terkait