KBRI Beijing Pulangkan TKI Ilegal dari Tiongkok

KBRI Beijing Pulangkan TKI Ilegal dari Tiongkok

Mega Putra Ratya - detikNews
Sabtu, 29 Des 2012 07:25 WIB
Jakarta - Pada 28 Desember 2012, KBRI Beijing memfasilitasi pemulangan seorang WNI bernama Wakiah (27) asal Cirebon untuk kembali ke Indonesia. Wakiah adalah seorang TKI ilegal yang dipulangkan setelah berhasil melarikan diri dari 'majikannya' di kota Jiujiang, Provinsi Jiangxi, Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Wakiah, sebelumnya pernah bekerja sebagai TKI di Hong Kong. Karena tergiur oleh iming-iming gaji yang besar, dia setuju untuk diberangkatkan ke RRT melalui Guangzhou oleh penyalur jasa TKI tidak resmi dari Indonesia dengan menggunakan visa wisatawan. Setelah sempat bekerja selama dua minggu sebagai pembantu rumah tangga dan tidak dibayar, Wakiah menyadari bahwa keberadaannya bekerja di Tiongkok menyalahi peraturan (ilegal) dan segera menghubungi kepolisian setempat.

"Polisi setempat kemudian membantu saudari Wakiah dengan memberikan alamat KBRI Beijing serta tiket untuk Jiujiang-Beijing," ujar Juru Bicara KBRI Beijing Dyah Andrini dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (29/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga saat ini RRT belum membuka peluang bagi foreign unskilled/domestic workers untuk bekerja di wilayah RRT. Oleh karenanya, apabila terdapat WNA yang kedapatan bekerja di bidang informal di RRT, akan dianggap melakukan pelanggaran keimigrasian.

"Oleh karena itu, KBRI Beijing mengimbau agar WNI yang akan datang atau tengah berdomisili di RRT menaati peraturan yang berlaku serta waspada terhadap bujuk rayu pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan menghindarkan diri dari kejahatan dan atau tindak pidana lainnya, khususnya menjadi kurir menyelundupan narkoba, yang dipandang sebagai kejahatan berat oleh Pemerintah RRT dan terancam hukuman mati," paparnya.

"KBRI Beijing juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah RRT atas kerjasamanya yang baik di dalam menangani kasus-kasus yang melibatkan WNI, termasuk bantuan yang diberikan bagi pemulangan saudari Wakiah. KBRI Beijing juga akan berkoordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait di Indonesia dan Tiongkok untuk menghindarkan terjadinya kembali kasus-kasus serupa di masa yang akan datang," tutupnya.

(ega/ega)


Berita Terkait