Tim SBY-Kalla Bentuk Tim Pelobi Akbar dan Mega
Kamis, 23 Sep 2004 10:24 WIB
Jakarta - SBY dipastikan akan menjadi presiden 2004-2009. Agar pemerintahannya mulus, SBY pun sudah memprogramkan rekonsiliasi. Tim khusus sudah dibentuk untuk melobi Akbar Tandjung dan Megawati. Informasi ini didapatkan dari anggota tim sukses SBY-Kalla yang keberatan disebutkan namanya kepada detikcom, Kamis (23/9/2004). Dua tokoh politik itu, Mega dan Akbar, perlu didekati, karena keduanya adalah pimpinan parpol dua besar di negeri ini. "Pak SBY ingin mengamankan 100 hari pertamanya untuk melakukan program-program besarnya. Dan untuk itu, agar mulus, sebelum pelantikan, Pak SBY akan menemui Bu Mega dan Pak Akbar," kata sumber itu. Dua tim yang telah ditunjuk untuk melobi Akbar dan Mega adalah Rachmat Witoelar dan Suko Sudarso. Kedua orang ini memang tim sukses SBY-Kalla. Rachmat Witoelar ditugasi melobi Akbar Tandjung. Sebelumnya, Rachmat memang bukan orang asing di Golkar. Pada saat Orde Baru, Rachmat pernah menjabat sekjen Golkar. Sedangkan Suko Sudarso juga dikenal dekat dengan orang-orang PDIP. Maklum, sebelum bergabung dengan SBY-Kalla, Suko dikenal sebagi fungsionaris PDIP. "Kedua orang inilah yang akan merancang pertemuan SBY dengan Akbar dan Mega. Tapi, sampai sekarang, lobi-lobi ini belum berhasil. Karena sepertinya situasi belum mendingin," ungkapnya. Sayang, sampai sekarang belum ada penjelasan resmi dari Tim SBY-Kalla mengenai hal ini. Yang jelas, SBY-Kalla menginginkan adanya rekonsialiasi dan tidak ada saling dendam. Keseriusan melakukan rekonsiliasi disampaikan SBY pada Senin (20/9/2004) malam lalu di rumah di Cikeas, Bogor setelah ada tanda-tanda SBY-Kalla menang.
(asy/)











































