"Saya menegaskan TMMD tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik atau pemilukada, masyarakat perlu mengetahuinya," kata KSAD Pramono dalam jumpa pers usai acara tersebut, Kamis (20/12/2012).
Pramono mengatakan, penegasan tidak adanya kaitan antara TMMD dan kepentingan politik adalah untuk pencegahan. "Adanya penekanan ini adalah pencegahan, justru kita mencegah dan harus dipahami seluruh kepala daerah," katanya.
Pramono mengatakan, program TMMD ini untuk membantu pemerintah menanggulangi kemiskian. Program ini juga akan dilakukan secara berkelanjutan. "Kita memfokuskan di daerah terpencil, terluar, dan yang terkena bencana. Itu yang menjadi prioritas dalam TMMD," katanya.
Pramono mengatakan, sasaran TMMD sangat beragam dari mendirikan rumah ibadah, pembuatan jalan hingga sekolah. Khusus TNI AD ada pasukan Zeni yang memiliki kemampuan untuk membangun.
"Kalau perang pembukaan jalan, di masa damai ada TMMD skala besar di Kaltim, di daerah perbatasan. Zeni AD membangun atau memeperpajang landasan pesawat terbang. Sementara ini belum bisa didarati pesawat besar. Kita berharap bisa didarati pesawat Hercules," katanya.
Pramono mengatakan, anggaran TMMD berasal dari Pusat dan Pemda. Menurutnya anggaran itu didaudit sehingga jelas pertanggung jawabannya. "Tentara juga siap diaudit, tidak ada yang ditutupi. Harus dipertanggungjawabkan semua yang menjadi ketentuan yang berlaku," katanya.
Sementara itu, Perwira Tinggi Bidang Perencanaan TMMD Mayjend TNI Bachtiar mengatakan, TMMD 2012 sudah berjalan aman dan lancar. Namun masih ditemukan kendala dan permasalahan di beberapa satgas sehingga hasilnya kurang maksimal.
"2013 disusun secara integral, disinergikan secara terpadu, disesuaikan dengan aspirasi masyarakat," katanya.
Bachtiar mengatakan, program TMMD ini akan bekerja sama dengan program-program di kementerian lainnya seperti kementerian Kementerain Dalam Negeri, Kementerian Kelautan, Kemendikbud dan juga Kementerian PU.
"Kita akan bekerjasama dengan instansi-instansi lain dalam pelaksanaan program ini," katanya.
(nal/mad)











































