"Ketegasan pemerintah itu diperlukan. Karena pemerintah itu memerintah, bukan mengimbau. Yang ada itu pemerintah RI, bukan pengimbau RI," kata JK.
Hal itu disampaikan JK saat memberi ceramah dalam Silaturahmi dan Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (19/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut JK, pemerintah saat ini hanya menjalankan kebijakan-kebijakan populis. Padahal, bisa jadi beberapa kebijakan itu berdampak buruk bagi jalannya roda pemerintahan.
"Kalau mau ditanya terus pandangan masyarakat, dikaji-kaji terus, kapan jadinya?" sindirnya.
JK mengatakan, saat dirinya menjadi wakil presiden, dia berani mengambil beberapa kebijakan yang kurang populis dan menuai protes dari masyarakat. Namun akhirnya, masih menurut JK, kebijakan yang dipilihnya diterima dengan baik oleh masyarakat.
"Waktu saya ganti minyak tanah ke LPG itu, saya didemo, tapi ya biarkan saja. Akhirnya mereka senang kan pakai LPG," imbuh Ketua PMI itu.
(trq/fjp)