"Komunikasi politik tentu terus dilakukan dengan semua partai , tapi untuk koalisi tentu belum diputuskan karena harus menunggu hasil Pileg nanti," kata Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin, kepada detikcom, Rabu (19/12/2012).
Tak hanya itu saja, seluruh jajaran Partai Hanura juga didesak untuk bekerja keras. Bagaimana pun memunculkan capres di Pilpres 2014 bukan hal yang mudah. Apalagi jika UU Pilpres tak jadi direvisi, maka perjuangan Wiranto ke Pilpres 2014 tambah berat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu apa alasan Partai Hanura begitu getol mengusung pencapresan Wiranto? Sedangkan pasangan JK-Wiranto saja kalah di Pilpres 2009 lalu.
"Kenapa kami begitu kencang mengusung Pak Wiranto bukan karena ia ketua umum tapi kami melihat kemampuan leadership dan keberanian dalam mengambil keputusan serta tentu pengalaman dan jam terbangnya yang sangat mumpuni dan itu yang paling utama," ujar Saleh.
Wiranto sendiri saat ini sudah muncul ke permukaan dan kerap mengumbar optimisme ke Pilpres 2014. Wiranto menargetkan Partai Hanura mengemas 13 persen suara di Pileg 2014 untuk menjadi kendaraannya di Pilpres mendatang.
"Kita serahkan kepada rakyat. Tapi yang pasti sekarang popularitas saya cukup dikenal, tidak pernah berhenti di aktivitas politik. Soal popularitas tidak keluar dari 5 besar dari berbagai survei," kata Wiranto, usai menyampaikan pidato pada acara Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Selasa (18/12/2012) malam.
(van/mad)










































