Menhub Usul Nopol Ganjil Genap di DKI Dibedakan dengan Stiker

Menhub Usul Nopol Ganjil Genap di DKI Dibedakan dengan Stiker

Mega Putra Ratya - detikNews
Selasa, 18 Des 2012 14:09 WIB
Menhub Usul Nopol Ganjil Genap di DKI Dibedakan dengan Stiker
Jakarta - Kemenhub mendukung program pembatasan kendaraan yang dirancang Gubernur DKI Joko Widodo. Namun untuk membedakannya, diperlukan cara khusus. Misalnya dengan menempelkan stiker di jendela.

"Itu kan nanti sama Pak Gubernur. Kalau mau dipakai, bisa pakai stiker di kaca mobil menurut saya," kata Menhub EE Mangindaan usai acara peringatan hari Ibu di gedung Smesco, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (18/12/2012).

Menurut Mangindaan, masih ada kemungkinan pihak yang nakal bila hanya menggunakan pelat nomor saja. Karena itu, perlu ada strategi lain untuk membedakannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi menurut saya pakai stiker berwarna saja, ganjil warna apa, genap warna apa. Dan stiker itu kan tidak bisa langsung dicabut," imbuhnya.

"Ya kita sudah kerjasama, bagaimana mengantisipasi seperti tadi, supaya kalau berhasil nanti bisa," sambungnya.

Gubernur DKI Jokowi mencanangkan program pembatasan nopol ganjil-genap, diperkirakan mulai Maret 2013. Untuk mendukung itu, dia akan menggenjot angkutan umum massal untuk menyokong pelaksanaan sistem genap-ganjil. Salah satunya dengan mengoperasikan 102 bus gandeng anyar untuk UP TransJakarta. Selain itu menghibahkan 1.000 unit bus sedang untuk peremajaan Metro Mini/Kopaja dan memperbolehkan bus-bus berstandar tinggi untuk lewat busway.

(ega/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini