"Saya buru-buru, sudah ditunggu bos saya," kata seorang karyawan swasta, Jojo yang ditemui di BKT di Jaktim, Selasa (18/12/2012).
Jojo sengaja nekat melintas jalur sepeda di Jl Basuki Rahmat itu. Biasanya dia mengaku tidak pernah melintas. Kali ini, menurut pengakuan Jojo, karena ingin cepat dia terpaksa melintas, walau dia tahu ada larangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lain halnya dengan Jojo, Dimas (16) siswa pelajar SMK Malaka, sengaja lewat jalur sepeda dengan motornya karena terburu-buru. Dia sudah hampir telat masuk sekolah.
"Saya mau ke sekolah pak," ujar Dimas enteng
Dimas beralasan karena tidak memiliki SIM dirinya memberanikan diri melewati jalur sepeda. "Ya, abis saya nggak punya SIM, kalau lewat sini saya nggak bakal ditilang," kilah Dimas yang mengenakan seragam SMK putih abu-abu ini.
Dua contoh pemotor itu mewakili puluhan pemotor lainnya. Mereka sengaja lewat jalur sepeda agar cepat. Apalagi jalur sepeda itu memiliki kondisi yang mudah untuk tancap gas.
"Memang masih ada saja pengendara motor yang nekat lewat jalur ini. Padahal jelas-jelas sudah ada rambu-rambu," tegas Kasudin Perhubungan Jaktim Mirza saat ditanya masih banyaknya pemotor yang nekat melintas.
(edo/ndr)










































