Kapolsek Padang Tualang AKP Kosim Sihombing menyatakan, pihaknya sudah mengupayakan pemadaman sejak kejadian, namun upaya itu belum berhasil. Saat ini mereka masih menunggu bantuan tim teknis pemadaman dari PT Pertamina E&P, Field Pangkalan Susu.
"Ada pihak dari Pertamina yang sudah bersedia membantu," kata Kosim Sihombing.
Secara terpisah Liasion Officer PT Pertamina E&P, Field Pangkalan Susu, Daniel Munthe menyatakan pihaknya bersedia membantu pemadaman dengan pertimbangan sosial. Saat ini tim sudah ada di lokasi dan menganalisa situasi.
"Memang sumur yang terbakar ini ilegal, namun dengan pertimbangan jangan sampai masyarakat cemas maka kami bantu memadamkannya," kata Munthe di lokasi kejadian.
Situasinya saat ini, ujar Munthe, kobaran api memang cukup tinggi antara 20 hingga 25 meter, tetapi kemungkinan tidak akan lebih tinggi maupun lebih besar lagi.
Sumur minyak ilegal yang terbakar itu berada di Dusun Proyek, Desa Buluh Telang, Kecamatan Padang Tualang, Langkat. Kebakaran yang terjadi pada Jumat pagi sekitar pukul 06.00 WIB itu menyebabkan tujuh orang mengalami luka bakar serius dan terpaksa dirawat di rumah sakit.
(rul/trw)











































