Meski Dipecat, Fahmi Idris Tetap Hadiri ST MPR & Munas Golkar

Meski Dipecat, Fahmi Idris Tetap Hadiri ST MPR & Munas Golkar

- detikNews
Rabu, 22 Sep 2004 12:26 WIB
Jakarta - Fahmi Idris mengaku akan tetap menghadiri Sidang Tahunan MPR dan Munas Partai Golkar meski sudah dipecat. Sebab dirinya memang mendapat undangan. Dia juga akan mendaftarkan pemecatan tersebut ke MURI (Museum Rekor Indonesia)."Saya sudah dapat undangan untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR besok. Nanti malam saya akan hadir dalam rapat fraksi. Begitu pula dengan Burhanuddin Napitupulu."Demikian disampaikan Fahmi dalam jumpa pers Forum Pembaharuan Partai Golkar di Gedung DPR/MPR Jakarta, Rabu (22/9/2004). Fahmi merupakan salah satu dari 9 fungsionaris Partai Golkar yang dipecat, yang menuntut agar Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung segera mundur. Dia juga sebelumnya menjabat sebagai Ketua FPG MPR."Tetapi posisi saya sebagai ketua fraksi sudah diganti oleh Freddy Latuhamina. Menurut saya, ini logis-logis saja. Apalagi saya sudah jenuh juga, dan tidak berminat meneruskan posisi yang kurang tantangan. Sehingga saya serahkan saja kepada yang lain," ujarnya enteng.Ditanya apakah benar masih bisa ikutan Munas Golkar pada Desember 2004, mengingat statusnya sudah dipecat dari Golkar, Fahmi menganggukkan kepalanya dengan yakin."Ada dua cara terlibat dalam Munas. Pertama, kami diberi hak untuk membela diri di Munas. Berarti kami harus diundang dan hadir. Kedua, kami yakin pasti diizinkan berada di daerah tempat Munas berlangsung. Karena kami masih memiliki teman-teman yang pasti akan tetap berkumpul dengan kita," katanya.Fahmi juga sempat mengucapkan selamat kepada SBY-JK yang berhasil menjadi jawara dalam Pilpres putaran dua. Dia pun menitipkan permasalahan bangsa seperti ekonomi dan hukum untuk segera ditangani SBY-JK."Kami akan mendaftarkan pemecatan ke MURI. Karena sejak awal Golkar terbentuk, belum pernah terjadi pemecatan, apalagi pemecatan massal. Orang menjadi anggota parpol kan karena sukarela dan ideologi yang sama. Jadi seharusnya tidak ada pemecatan," sindir Fahmi.Kesembilan fungsionaris Partai Golkar yang dipecat adalah Fahmi Idris, Marzuki Darusman, Burhanuddin Napitupulu, Anton Lesiangi, Yuslin Nasution, Juniwati M Sofwan, Abu Hasan Sazili, Abu Hanifah, dan Firman Subagyo. (sss/)


Berita Terkait