Densus 88/Antiteror menangkap narapidana terorisme yang kabur dari Rutan Polda Metro Jaya, atas nama Atok alias Roki alias Atok Prabowo alias Roki Aprisdianto, bersama tiga orang temannya di Madiun. Pada saat ditangkap, Roki baru saja menggunjungi istri keduanya di Surabaya.
"Di Surabaya itu istri mudanya. Jadi perjalanannya dari Surabaya dalam rangka mengunjungi istri muda," kata Karopenmas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Rabu (12/12/2012).
Penyidik masih mendalami apakah Roki melakukan aktivitas teror di luar jadwal dia yang mengunjungi istri mudanya itu. "Kita belum tahu ada aktivitas lain di luar mengunjungi istrinya, sampai saat ini masih dalam tahap pemeriksaan," ungkap Boy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah yang memberikan kepada Roki atau disiapkan sebelumnya, nanti akan terungkap di pemeriksaan," paparnya.
Roki adalah otak kelompok bom Klaten. Roki juga tercatat memiliki keahlian dalam merakit bom.
Roki dan tiga temannya ditangkap di Madiun setelah menempuh perjalanan dari Surabaya, pada pukul 19.30 WIB, Senin (11/12/2012).
(ahy/lh)











































