PPP Tolak Wacana Reshuffle Kabinet

PPP Tolak Wacana Reshuffle Kabinet

Ahmad Toriq - detikNews
Selasa, 11 Des 2012 12:11 WIB
PPP Tolak Wacana Reshuffle Kabinet
Pelantikan KIB II.
Jakarta - Usulan agar Presiden SBY melakukan reshuffle kabinet menyusul mundurnya Andi Mallarangeng dari posisi Menpora ditolak PPP. Usulan reshuffle kabinet dianggap kontraproduktif untuk sekarang ini.

"Usia pemerintahan ini tinggal satu setengah tahun lagi. Bila terjadi reshuffle beberapa portofolio, maka justru akan kontraproduktif," kata Wakil Ketua Umum PPP, Lukman Hakim, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/12/2012).

Menurut Lukman, pergantian menteri justru akan menghambat kerja pemerintah. Sebab menteri baru akan butuh waktu lagi untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja barunya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebab menteri-menteri baru itu tentu butuh waktu lagi untuk adaptasi. Lalu kapan produktifnya?" ujarnya.

Usulan reshuffle beberapa menteri mencuat seiring dengan mundurnya Andi Mallarangeng dari kursi Menpora. Reshuffle dirasa perlu untuk meningkatkan efektivitas kerja pemerintah.

PPP memiliki dua menteri di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Yaitu Menteri Agama Suryadharma Ali dan Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz.

(tor/lh)


Berita Terkait