"Ya, silahkan. Terserah mereka," jawab Dahlan Iskan yang dicegat wartawan usai rapat kabinet terbatas di Markas Kolinlamil Arbamar TNI AL, Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (6/11/2012).
Sebelumnya dia menyatakan, dirinya bukan orang pertama yang mengungkap dugaan adanya praktek pemerasan oleh oknum DPR. Laporan yang disampaikannya kepada BK DPR, itu juga atas permintaan BK DPR dan bukan inisiatifnya.
"Saya kan bukan pihak yang melaporkan atau pelapor. Saya diminta BK untuk melaporkan. Menurut kita itu yang terjadi, dikonfrontir juga mau. Terserah BK untuk memutuskan apapun," ujar Dahlan.
(ega/lh)











































