Tidak Masuk 18 Besar, Ical Belum Dapat Kepercayaan Publik

Tidak Masuk 18 Besar, Ical Belum Dapat Kepercayaan Publik

Rini Friastuti - detikNews
Kamis, 29 Nov 2012 07:38 WIB
Tidak Masuk 18 Besar, Ical Belum Dapat Kepercayaan Publik
Jakarta -

Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei Capres potensial untuk Pemilu 2014. Dari 24 nama yang disurvei, Aburizal Bakrie (Ical) tak masuk dalam 18 besar. Ical pun dinilai belum mendapat kepercayaan dari publik.

Pengamat politik asal Arya Fernandes menilai, hasil survei LSI yang tidak memasukkan nama Ical ke dalan 18 besar capres 2014 itu disebabkan beberapa hal. Hasil ini pun menjadi sebuah pukulan telak bagi Ical.

"Menurut saya kenapa Ical tidak masuk salah satu dalam survei LSI itu ada beberapa indikator. Yang pertama, ini merupakan pukulan telak bagi Ical dan tentunya Golkar. Dan yang kedua, tentunya hal ini akan menggoyang Rapimnas, karena beberapa fraksi bisa membuka kesempatan untuk menggoyang Ical. Ini terbukti dengan hadirnya nama JK di posisi kedua," ujar Arya ketika dihubungi detikcom, Rabu (28/11/2012)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Arya, hasil survei LSI ini akan menciptakan perubahan skenario di tingkat elit Partai Golkar sendiri. Seandainya nama Ical sudah populer, tapi dia harus bisa merebut kepercayaan di kalangan elit.

"Walau di tingkat massa mungkin Ical populer, tapi di tingkat elit ia masih belum mendapatkan kepercayaan penuh. Akan ada perubahan sekenario dari tingkat elit Golkar sendiri. Ical sepertinya memang harus berusaha keras agar dapat diterima di tingkat elit," tuturnya.

Hasil survei LSI ini sekaligus menunjukkan Ical belum mendapatkan apresiasi yang baik oleh opini publik. "Karena persaingan di tingkat elit yang sangat ketat menyebabkan nama Ical tidak ada di hasil survei. Hal ini menunjukkan Ical tidak mendapatkan apresiasi baik oleh pemuka para opini publik," tegasnya.

Survei LSI terkait tokoh potensial dan memiliki kualitas personal baru saja dipublikasikan. Dari survei tersebut, JK menempati urutan kedua capres paling berkualitas personal. Sementara Ical bahkan tak masuk dalam capres yang dinyatakan lulus dengan rata-rata skor di atas 60.

(mok/gah)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini