500 Ribu Warga Jakarta Utara Terancam Banjir

500 Ribu Warga Jakarta Utara Terancam Banjir

Prins David Saut - detikNews
Selasa, 13 Nov 2012 12:18 WIB
500 Ribu Warga Jakarta Utara Terancam Banjir
Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis sejumlah data potensi bencana banjir dan longsor di Indonesia. Namun, perhatian tertuju pada potensi banjir di DKI Jakarta.

Berdasarkan data yang dikeluarkan BNPB di gedung BNPB, Jalan Juanda No 36, Jakarta Pusat, Selasa (13/11/2012), Jakarta Utara paling berpotensi mengalami banjir selama musim hujan sebesar 51 persen dari total wilayah di DKI Jakarta.

"Jakarta Utara paling besar berpotensi sekitar 500.918 penduduk yang terancam banjir. Kedua, Jakarta Barat sebesar 19 persen atau 187.707 penduduk. Ketiga, Jakarta Timur sebesar 17 persen atau sebanyak 167.753 penduduk. Sedangkan Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan sebesar 7 persen atau 64.633 penduduk dan 6 persen atau 62.388," kata Deputi Penanganan Darurat BNPB, Dodi Ruswandi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dodi menjelaskan BNPB telah menyiapkan data-data dan mengupayakan penanggulangan dan pencegahan banjir di Jakarta. Skenario terburuk pun akan disiapkan oleh BNPB untuk banjir di pusat pemerintahan Indonesia ini.

"Jakarta itu lebih kurang ada 90 kelurahan berpotensi banjir, kami sebenarnya sudah mendata dan rapat dengan semua unsur terkait sumber daya apa saja yang sudah kita siapkan datanya," ujar Dodi.

Dodi mengaku BNPB telah melakukan rapat koordinasi termasuk dengan pihak asing jika terjadi bencana banjir luar biasa di Jakarta. Hal ini dilakukan untuk menghindari banjir yang serupa dengan banjir Bangkok pada tahun 2008 lalu.

"Kita sudah melakukan rapat koordinasi menyiapkan kebutuhan dasar, ini kita sepakati juga dengan lembaga bantuan internasional jika dampaknya luar biasa. Tergantunglah, jadi kita juga tidak mau seperti di Bangkok yang banjirnya bisa sampai sebulan lebih," ujar Dodi.

BNPB juga memerlukan bantuan dinas terkait termasuk Menkokesra dalam meminimalisir dampak banjir bagi jalannya pemerintahan di Ibukota. "Mungkin minggu depan sudah ada undangan dari Memnkokesra untuk rapat koordinasi menghadapi banjir di Jakarta," tutup Dodi.

(vid/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads