"Surat dari Dahlan Iskan datang sekitar 09.00 WIB. Dikirim oleh kepala biro hukum Kementerian BUMN," kata Ketua BK DPR M Prakosa, kepada detikcom, Senin (12/11/2012).
Menurut Prakosa, surat tersebut akan disimpan oleh Sekretariat BK DPR. BK DPR belum mengetahui judul maupun isi surat tersebut.
"Tapi kami masih reses, masih ada di Dapil. Saya sudah sampaikan untuk surat itu disimpan. Suratnya tipis kok," kata politisi PDIP ini.
Lalu apakah surat ini juga berisi anggota DPR yang diduga meminta jatah ke BUMN, karena pada surat sebelumnya Dahlan telah menyerahkan 5 nama anggota DPR yang diduga meminta jatah ke BUMN?
"Kami belum tahu isinya, kami akan buka setelah reses. Jadi saya nggak tahu isinya kan belum dibuka," jawab Prakosa.
(van/nrl)











































