Arus Sungai Kalangai dan Uru menerjang permukiman warga di Desa Batanguru Timur, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, pada Kamis 8 November 2012 pukul 16.30 Wita.
Demikian informasi yang disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, kepada detikcom, Jumat (9/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, Yuner berjenis kelamin laki-laki (18 bulan), Dama berjenis kelamin laki-laki (32), Sari berjenis kelamin perempuan (14), Agustinus berjenis kelamin perempuan (14), Lince berjenis kelamin perempuan (19) dan Manggu (14).
Â
Sementara itu, korban yang hilang atas nama Mettang (9), Penni (50), Risto (12), Fandi (10), Anita (6 bulan), Alfin (20), dan Mr X.
Dua korban luka yang dirawat di Puskesmas Sumarorong yakni Rambulanji (26) dan Kasti (10).
Â
Kerusakan yang teridentifikasi hingga pukul 23.20 Wita yakni 2 rumah hanyut, 1 lumbung hanyut, 1 unit kendaraan roda 4 hanyut, dan 4 rumah rusak berat.
Â
Tim Reaksi Cepat BNPB memberikan pendampingan dalam penanganan darurat bencana di lokasi dan menyerahkan Rp 300 juta kepada BPBD.
BPBD Mamasa, BPBD Sulawesi Barat bersama TNI, Polri, Tagana, Basarnas, relawan dan masyarakat masih melakukan pencarian korban.
Posko penanganan darurat, dapur umum, pos kesehatan telah didirikan. Pendataan masih terus dilakukan.
(aan/nrl)











































