Selain untuk panti pijat, tempat ini juga difungsikan sebagai kafe yang cukup ramai dikunjungi warga. Bukan hanya dari Denpasar, tapi juga daerah sekitarnya seperti Kuta, Badung, Tabanan dan Gianyar.
"Untuk itulah kita lakukan pemeriksaan urine di sini, mereka juga cukup rawan menjadi target peredaran dan penggunaan narkoba," kata Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat BNN Denpasar, Agung Putra Wijaya, ditemui wartawan di lokasi Rabu (7/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain di tempat yang akrab dengan dunia malam, BNN Denpasar juga bakal menyasar instansi pemerintahan dan swata. "Beberapa tempat sudah kita sasar, untuk selanjutnya kita akan menyasar sekolah-sekolah," jelasnya.
BNN sendiri juga sudah mengagendakan untuk melakukan pemeriksaan urine di lingkungan hotel dan para sopir taksi dan sopir kendaraan yang digunakan sebagai kendaraan penunjang akomodasi pariwisata.
(gds/mok)











































