Rp 6,2 Miliar, Ruang Anggota DPR Mana yang Direnovasi?

Rp 6,2 Miliar, Ruang Anggota DPR Mana yang Direnovasi?

M Iqbal - detikNews
Rabu, 07 Nov 2012 17:14 WIB
Rp 6,2 Miliar, Ruang Anggota DPR Mana yang Direnovasi?
Jakarta - Kesekjenan DPR menyiapkan anggaran guna perbaikan ruang kerja anggota Dewan senilai Rp 6,2 miliar. Anggaran sebesar itu dkritik karena berlebihan dan tidak transparan.

"Saya kira kalau mau renovasi ruang kerja anggota DPR, itu harus jelas yang mana yang akan direnovasi, berapa anggarannya, dan apa itu memang menjadi kebutuhan anggota?" kata Sekretaris Fraksi PAN, Teguh Juwarno, kepada detikcom, Selasa (6/11/2012)

Menurutnya, kesekjenan DPR dan BURT (Badan Urusan Rumah Tangga) perlu proporsional dan transparan dalam penggunaan anggaran. Dengan anggaran yang besar apalagi dilakukan di akhir tahun, perlu proporsional dan strategis apakah alokasi itu dibutuhkan.

"Apalagi ini melalui proses lelang, saya nggak setuju. Karena bahkan renovasi ruang kerja atau fraksi ini kan diusahakan oleh kita di fraksi dengan biaya sendiri," ujarnya.

Namun, soal rencana untuk renovasi toilet Rp 1,4 miliar ia setuju melihat kondisi toilet di DPR yang beberapa emang sudah tampak rusak. Hanya saja anggarannya yang perlu disesuaikan dan tidak berlebihan.

"Kalau toilet saya setuju untuk direnovasi, ada beberapa memang yang saya lihat rusak, dan yang menggunakan toilet itu kan memang bukan hanya anggota, ada tamu dan yang lainnya," kata Teguh.

"Untuk anggarannya yang tentu nggak perlu sampai 1,4 miliar. Sekitar Rp 100 juta saja rasanya cukup," imbuhnya.

Sebelumnya, Kesekjenan DPR akan melakukan renovasi dan pengadaan sejumlah barang penunjang di lingkungan DPR RI pada akhir tahun ini.

Berdasarkan data dokumen lelang yang dimiliki Fitra, keenam proyek yang dalam masa lelang tersebut adalah:

1. Penggantian pagar batas dengan Taman Ria, Rp 1.023.211.000 (per 30 November)
2. Renovasi toilet Gedung Nusantara I DPR RI Rp 1.406.291.000 (per 22 November)
3. Perbaikan ruang kerja anggota di Gedung Nusantara I DPR RI, Rp
6.267.286.000 (per 27 November)
4. Pengadaan tenaga keamanan pada Setjen DPR, Rp 13.168. 706.600
5. Perbaikan waterproofing lantai 3 dan 4 gedung Nusantara I DPR, Rp 729.724.000
6. Pengadaan mesin foto copy kecepatan tinggi untuk masing-masing
sekretariat fraksi, Rp 1.667.500.000

Total Rp 24.272.718.600

Namun jumlah proyek yang disebutkan FITRA diatas dibantah oleh Nining. Menurutnya hanya ada 3 proyek, bukan 6 sebagaimana disebut FITRA.

"Nggak ada (6 proyek senilai Rp 24 miliar), yang ada di LPSE ada 3 proyek. Kegiatan renovasi ruangan anggota, pagar pembatas dan toilet. Ini sudah dalam anggaran 2012," imbuhnya.

(bal/mad)


Berita Terkait