Di Kempinksi, WNI Juga Diberi 'Hak Memilih' Presiden AS

Di Kempinksi, WNI Juga Diberi 'Hak Memilih' Presiden AS

- detikNews
Rabu, 07 Nov 2012 11:10 WIB
Di Kempinksi, WNI Juga Diberi Hak Memilih Presiden AS
Jakarta - Acara nobar Pilpres AS di Hotel Kempinski berlangsung gayeng. Kedutaan AS untuk Indonesia memberikan 'hak pilih' bagi warga Indonesia untuk memberikan suaranya di bilik suara.

Kedutaan AS Rabu (7/11) hari ini menggelar acara nonton bareng hasil pemilu AS di Ball Room Hotel Kempinski, Jl Sudirman, Jakarta. Acara nonton bareng itu digelar meriah dengan pernak-pernik atribut AS di berbagai sudut ruangan. Ratusan tokoh nasional dan mahasiswa diundang.

Nah di salah satu sisi ruangan, terdapat dua bilik pemungutan suara. Bilik-bilik itu disediakan sebagai tempat simulasi pemungutan suara untuk memilih Presiden AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di depan bilik terdapat seorang petugas yang akan memberi kertas suara kepada 'pemilih'. Kertas suara yang diberikan serupa dengan yang digunakan di negara bagian Florida, AS.

Namun ternyata kertas suara itu tak hanya memuat dua nama calon Presiden AS Mitt Romney dan Barack Obama. Ada juga 10 nama lainnya yang berasal dari partai-partai lokal Florida.

Menariknya di bagian paling bawah nama-nama calon presiden itu terdapat ruang kosong yang memang disediakan untuk memilih nama lain selain nama-nama yang tersedia. Anda bahkan dibolehkan menulis nama sendiri. Dan semuanya tetap akan dihitung.

Selain untuk memilih presiden, surat suara itu juga digunakan untuk memilih senator dan anggota DPR AS. Warga Florida bisa memilih berdasarkan distriknya.

Khusus untuk pemilihan presiden, tamu undangan yang datang ke acara ini diperbolehkan untuk memilih salah satu di antara Mitt Romney atau Obama. Cara memilihnya yaitu dengan memberi tanda hitam seperti menghitamkan lembar jawaban komputer siswa sekolah.

Kemudian kertas suara itu diminta untuk dimasukkan ke kotak yang ada di dekat bilik. Pada pemilihan yang sebenarnya di Amerika, kertas suara itu kemudian akan discan dalam proses penghitungan.

Wakil Atase Pers Kedubes AS Phillip Ronkamp mengatakan semua suara yang diberikan tamu undangan akan dihitung. Kemudian hasil perhitungan akan diumumkan di acara tersebut.

"Semua suara akan dihitung dan akan diumumkan siang nanti. Jadi akan ada juga pemenang pemilu AS di Indonesia," tuturnya sambil tertawa.




(/)


Berita Terkait