"Ada 6 proyek pengadaan barang di DPR akhir tahun ini menghabiskan anggaran Rp 24.272.718.600. Ini angka yang sangat mahal untuk ukuran proyek akhir tahun," kritik koordinator Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Uchok Sky Khadafi, dalam siaran pers, Rabu (7/11/2012).
Berdasarkan data dokumen lelang yang dimiliki Fitra, keenam proyek yang dalam masa lelang tersebut adalah:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Renovasi toilet Gedung Nusantara I DPR RI Rp 1.406.291.000 (per 22 November)
3. Perbaikan ruang kerja anggota di Gedung Nusantara I DPR RI, Rp 6.267.286.000 (per 27 November)
4. Pengadaan tenaga keamanan pada Setjen DPR, Rp 13.168. 706.600
5. Perbaikan waterproofing lantai 3 dan 4 gedung Nusantara I DPR, Rp 729.724.000
6. Pengadaan mesin foto copy kecepatan tinggi untuk masing-masing sekretariat fraksi, Rp 1.667.500.000
Total Rp 24.272.718.600
Sebenarnya renovasi toilet gedung Nusantara I DPR sempat dibatalkan pada tahun 2011 lalu. Namun angka renovasi toilet ternyata dilanjutkan pada akhir tahun 2012 ini. Sementara rencana renovasi gedung baru DPR ini menjadi sorotan, setelah akhir tahun 2011 lalu DPR menghabiskan Rp 20 miliar untuk merenovasi ruang rapat Badan Anggaran DPR.
"Padahal pada tahun 2011, renovasi toilet sudah sempat ditolak oleh publik, kok bisa lupa para anggota DPR dan staf Sekjend DPR. Dan untuk perbaikan ruang kerja anggota di Gedung Nusatara I DPR RI yang menghabiskan anggaran sebesar Rp. 6,2 miliar, berarti anggota dewan untuk tahun 2013 mempunyai ruangan baru dong," tandasnya.
(van/ndr)










































