Fahmi: Lebih Baik 'Berhadapan' dengan Partai Daripada Rakyat
Rabu, 15 Sep 2004 11:43 WIB
Jakarta -
Fahmi Idris yang dinonaktifkan dari fungsionaris Partai Golkar mengaku lebih baik mengambil risiko 'berhadapan' dengan teman sendiri daripada rakyat."Kami lebih baik ambil risiko berhadapan dengan teman sendiri (di Partai Golkar) daripada rakyat tidak mau memilih Golkar pada 2009. Itu sangat berat," kata Fahmi dalam jumpa pers di Hotel Dharmawangsa Jakarta Selatan, Rabu (15/9/2004).Menurutnya, sikap itu didasari pada platform perjuangan Golkar yang resmi dan masih berlaku. Dalam platform tersebut, terdapat visi, misi, program dan lain-lain. Disebutkan, Golkar menghendaki perubahan pemerintah. Karena pemerintah sekarang dianggap gagal."Itu juga keputusan rapim. Saya berpegang kepada itu. Itu janji partai pada rakyat. Kalau tiba-tiba kita nyatakan dukung Mega, rakyat kan bingung," tukas Fahmi.Ditegaskan dia, pihaknya tidak melanggar keputusan rapim. "Saya sampai pada keputusan itu karena tidak mau berhadapan dengan rakyat. Kalau mau perubahan, kita harus cari calon yang bisa mewakili perubahan. Dan itu pasti bukan Mega," ujar Fahmi blak-blakan.Dia menilai keputusan rapat pleno Partai Golkar yang menonaktifkan sejumlah pengurus dan penasihat adalah cacat hukum. Sehingga gugur dengan sendirinya."Ada dua hal yang dilanggar dalam proses keluarnya surat keputusan. Kami berkesimpulan kebijakan pemberian sanksi kepada pihak kami adalah cacat hukum," katanya.Dua hal yang dilanggar, papar dia, perihal pemberian surat peringatan dan tidak diundangnya mereka sebagai yang dituding melanggar ketentuan partai dalam rapat pleno.Fahmi juga mengungkapkan kalau Ketua DPP Partai Golkar Agung Laksono mengakui putusan itu cacat hukum. "Tadi pagi saya bilang ke Agung, kenapa dia yang mengerti aturan ini ikut melanggar. Iya, ketua umum mengatakan, ini keadaan darurat. Dan ini diakui oleh Agung. Saya nggak tahan, katanya, saya diserang, saya ditekan," kata Fahmi mengutip pernyataan Agung.
(sss/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































