Italia & Australia Kerjasama Sembuhkan Elizabeth
Selasa, 14 Sep 2004 14:57 WIB
Jakarta - Kasus rebutan Elizabeth Manuela Bambina Musu, korban bom Kedubes Australia, menjadi urusan diplomatik tersendiri. Diplomat Australia dan Italia bertemu untuk membahasnya.Kedua pejabat diplomatik ini secara khusus membicarkan masa depan Manny, panggilan sayang bocah 5 tahun itu. Manny saat ini menjadi rebutan David Norman (25), polisi Sydney-Australia dan Emmanuel Musu (31), satpam sebuah bank di Verona, Italia. Sekarang, Manny masih tergolek di Critical Care Unit (CCU) RS Mt Elizabeth, Singapura. Diplomat Australia yang hadir adalah Second Secretary Komisi Tinggi Australia di Singapura, Annette Morris. Dari Italia, diwakili oleh pejabat atase Laura Siano. Pertemuan digelar di RS Mt Elizabeth pada Senin malam (13/9), demikian dilansir news.com,au, Selasa (14/9/2004).Dua pria yang mengklaim sebagai ayah bocah blasteran itu menjaga Manny di pinggir tempat tidur gadis itu secara bergantian per dua jam. Pada Senin malam, Menlu Alexander Downer mendukung klaim bahwa Manny adalah anak David Norman, warga negaranya. Alasannya, tes DNA menunjukkan bahwa Manny anak David Norman. Hal inilah yang menyebabkan Manny bisa mendapatkan kewarganegaraan Australia pada 1 September.Namun Emmanuel Musu bersumpah akan berusaha keras mendapatkan hak pengasuhan atas Manny. Meski demikian, Emmanuel berterimakasih pada Australia yang menanggung penerbangan Manny dari Jakarta untuk dirawat di Singapura."Saya gembira Komisi Tinggi Australia dan Kedubes Italia bekerja sama melakukan yang terbaik untuk menolong putri saya," kata Musu yang tampak terpukul ketika menghadiri pemakaman Maria Eva Kumalawati (27), ibu Elizabeth pada Sabtu siang lalu (11/9).Menurut versi Enrico Musu, ayah Emmanuel, anaknya bertemu Eva saat berlibur di Bali, pada 1998 lalu. Sedangkan menurut keluarga Eva, perempuan supel itu berada di Bali untuk bekerja di sebuah kantor kontraktor. Pada 1999, Eva-Emmanuela menikah, resepsi digelar di Italia dan di Indonesia. Mereka memutuskan menikah setelah Eva diketahui hamil.Versi lainnya, setahun setelah bertemu dengan Emmanuel di Bali, Eva bertemu dengan David Norman. Kala itu David berumur 17 tahun, bekerja sebagai pembuat kue. David jatuh cinta pada Eva yang kala itu 19 tahun.Tidak diketahui penyebab perpisahan Eva dan Norman. Yang jelas, pada akhirnya, Eva menikah dengan Emmanuel dan tinggal di Verona, Italia. Sedangkan Manny dilahirkan di kampung halaman Eva di Tangerang, Jawa Barat pada Agustus 1999.Emmanuel bersikeras Manny adalah anaknya dan itu telah disahkan pengadilan Italia. Dia menyatakan, bocah itu akan dibawanya ke Italia begitu sembuh.
(nrl/)











































