"Pak Jokowi dan Ahok kan mau mengedepankan transparansi dan dialog berarti ada ruang juga untuk masyarakat turut serta memantau. Dan Jokowi harus bisa merevisi RAPBD ini," ujar Koordinator ICW, Danang Widoyoko, dalam diskusi 'Efisiensikan RAPBD Jakarta 2013' di restoran Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Minggu (28/10/12).
Menurutnya bila Jokowi mampu melakukan relokasi dan efisiensi maka akan tersedia dana dalam jumlah yang besar yang bisa dipergunakan untuk hal penting lainnya. Misalnya pembangunan rumah susun, penambahan armada Transjakarta, Pencegahan banjir, dan lain lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengadaan kendaraan dinas, pembelian seragam dan pembangunan gedung untuk kepentingan birokrasi harus dievaluasi kalau perlu dibatalkan. Ini tidak prioritas," kata Danang yang mengenakan batik biru.
Efisiensi juga perlu dilakukan pada mata anggaran Telepon, Air, Listrik dan Internet (TALI). Aktivis anti korupsi ini berharap anggaran tersebut masih bisa dihemat lagi.
"Untuk telepon dan internet, Pemprov kan bisa kerjasama dengan Telkom. Saya rasa nanti biayanya bisa lebih murah," pungkasnya.
ICW dan Perkumpulan Prakarsa mendapatkan draft sementara mata anggaran untuk RAPBD DKI Jakarta 2013. Data resmi ini didapat per bulan Oktober dari Pemprov DKI.
(/trw)











































