KBRI Yangon Tetap Berkurban Usai Salat Ied

Laporan dari Myanmar

KBRI Yangon Tetap Berkurban Usai Salat Ied

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Sabtu, 27 Okt 2012 16:23 WIB
Yangon - Majelis ulama Myanmar meminta masyarakat yang beragama muslim untuk tidak melaksanakan kurban pada hari Idul Adha. Namun, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) usai salat Ied, tetap melaksanakan kurban dengan menyembelih 7 ekor sapi dan 2 kambing.

Sekitar pukul 07.00 waktu setempat, Sabtu (27/10/2012), detikcom yang berkesempatan mengunjungi Myanmar dengan rombongan Aksi Cepat Tanggap (ACT), bersama sekitar 150 warga Indonesia yang berada di Yangon berkumpul di Indonesia International School Yangon (IISY). Sebelum melaksanakan salat Ied, panitia hari raya mengumunkan akan menyembelih hewan kurban.

"Insya Allah kita akan melaksanakan kurban hari ini," ujar panitia hari dari KBRI Myanmar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kesempatan itu, Duta Besar Indonesia untuk Myanmar, Sebastianus Sumarsono mengatakan dirinya tekah berkirim surat ke pemerintah setempat untuk melaksanakan kurban. "Saya kirim dan mendapatkan izin," kata Sebastian.

Pihak KBRI pun segera melakukan koordinasi dengan pihak keamanan setempat untuk berjaga-jaga jika terjadi suatu gejolak yang mengarah kepada hal negatif. Untungnya, mulai dari salat Ied hingga penyembelihan kurba, tidak terjadi apa-apa.

"Jadi mungkin barangkali berlebihan. Namun mereka (majelis ulama Myanmar) tidak bisa disalahkan. Yang penting bangsa Indonesia bisa melakukan penyembelihan dan disebar ke masyarakat," terangnya.

Usai salat Ied, penduduk Indonesia dan beberapa staf KBRI mengadakan silaturahmi. Istri-istri staf KBRI menyiapkan masakan khas Indonesia bagi warga yang rindu dengan makanan semisal klepon, gorengan jagung, sate sapi, telur balado, dan sop daging sapi.

(tfq/ndr)


Berita Terkait