Demi Daging Kurban, Warga Tangerang dan Bogor Menginap di Istiqlal

Demi Daging Kurban, Warga Tangerang dan Bogor Menginap di Istiqlal

Nur Khafifah - detikNews
Jumat, 26 Okt 2012 16:23 WIB
Demi Daging Kurban, Warga Tangerang dan Bogor Menginap di Istiqlal
Foto: Ilustrasi (dok.detikcom)
Jakarta - Meski pembagian hewan kurban di Masjid Istiqlal berlangsung Sabtu pagi besok, belasan warga sudah bersiap mengantre. Rata-rata mereka adalah warga di luar Jakarta seperti Tangerang dan Bogor.

Nisah, salah satu warga asal Tangerang rela mengantri sejak hari ini demi mendapatkan daging yang rencananya akan dibagi besok hari. Meskipun cuma dibagi 1 kg, Nisah rela menginap di Masjid Istiqlal.

"Biar pun cuma 1 kilogram juga deh, keluarga saya jarang makan daging, paling setahun sekali," ucap Nisah, saat ditemui detikcom di Masjid Istiqlal, Jl Ir H Juanda, Jakarta, Jumat (26/10/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nisah juga membawa nak bayinya yang baru berumur satu tahun untuk menginap. Nisah sendiri tidak membawa perlengkapan menginap. Kasur ataupun selimut untuk sang buah hati pun tidak dia bawa. Padahal, bayi umur satu tahun rentan mendapatkan penyakit, apalagi harus tidur di ruangan terbuka.

"Saya mau nginap aja sampai besok pagi," ucap Nisah sambil menggendong anaknya.

Berbeda dengan Nisah, Syahrul yang juga warga Petojo, Jakarta Pusat, juga rela menganti kupon sejak hari ini. Namun, Syahrul tidak berniat menginap demi mendapatkan daging 1 kg tersebut. Jika pembagian dilakukan esok hari, sore nanti Syahrul akan kembali ke rumahnya yang tidak jauh dari Masjid Istiqlal.

"Kalau tidak ada pembagian saya pulang saja, besok subuh saya balik lagi," ungkap Syahrul yang membawa anaknya.

Sementara itu Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal, Mubarok, menjelaskan, pemotongan hewan kurban akan mulai digelar pada pukul 16.00 WIB sore ini. Lalu, sekitar 6 ribu kupon akan mulai dibagikan kepada warga pada besok pagi sekitar pukul 05.00 WIB, Sabtu (27/10).

"Pembagian kupon dilakukan besok pagi pukul 05.00 WIB," ucap Mubarok.

(rvk/mad)


Berita Terkait