Sudirman diamankan petugas di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat pada Jumat (26/10) pukul 04.30 WIB, sesaat sebelum digelarnya solat Id bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Paspampres mengamankannya karena saat sterilisasi, metal detector berbunyi. Rupanya Sudirman menyelipkan senjata yang menyerupai FN.
Entah apa maksud dan tujuan Sudirman membawa senjata tersebut. Tapi apa pun maksudnya, ia memiliki cita-cita tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama pemeriksaan di ruang penyidik Resmob Polda Metro Jaya, Sudirman terus menundukkan wajahnya. Pria berpenampilan sederhana ini mengepitkan dua tangannya yang terborgol di atas pahanya.
Sudirman saat itu mengenakan baju kemeja panjang berwarna krem dengan lapisan kaos di dalamnya. Celananya terbuat dari kain berwarna abu-abu. Di lehernya terkalungkan sehelai syal bermotif macan tutul warna kuning.
Tidak ada yang aneh dari pria lajang ini. Hanya saja, pada peci hitam yang dikenakannya terdapat sebuah pin dengan gambar logo Garuda dan Bendera Merah Putih di bagian kirinya.
"Ini melambangkan kebesaran," kata Sudirman saat ditanya mengapa mengenakan pin pada peci hitamnya itu.
Sudirman bahkan mengenakan rompi loreng saat diamankan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.
Di Tegal, Sudirman dikenal sebagai kuli bangunan. Tapi, bagaimana ia bisa membuat senjata, ini masih didalami petugas.
(mei/mad)











































