Hidayat: Tidak Etis Nilai SBY-Kalla Diuntungkan Kasus Bom

Hidayat: Tidak Etis Nilai SBY-Kalla Diuntungkan Kasus Bom

- detikNews
Senin, 13 Sep 2004 17:23 WIB
Jakarta - Banyak kalangan menilai, pasangan SBY-Kalla diuntungkan dengan kasus bom Kedubes Australia. Namun, menurut Ketua Umum PKS (Partai Keadilan Sejahtera) Hidayat Nurwahid, penilaian itu sangat tidak etis."Secara prinsip, saya kira tidak etis bila bom di Kuningan dijadikan alat untuk memenangkan suatu jabatan," kata Hidayat kepada wartawan di sela-sela acara menghadiri majelis taklim yang digelar DPW PKS DKI di Kampus Paramdina, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Senin (13/9/2004).Saat itu, Hidayat ditanya wartawan mengenai pandangan orang bahwa SBY-Kalla diuntungkan dengan kasus bom Kedubes Australia. Banyak orang menilai, kasus bom itu telah memperburuk imej Megawati.Menurut Hidayat, sekarang yang seharusnya dipikirkan adalah masalah nasib bangsa sendiri yang menjadi korban bom tersebut. "Kami ikut berbela sungkawa atas kejadian itu. Selama ini, rakyat kita sendiri yang jadi korban," jelasnya.Sementara itu, ditanya mengenai jatah kursi menteri yang dijanjikan SBY-Kalla, karena PKS mendukung duet itu, Hidayat menegaskan, partainya hanya berkonsentrasi untuk pemenangan SBY-Kalla. "Kita sedang berkomunikasi politik. Bukan dagang onta, kerbau dan kambing. Kalau sekarang berorientasi pada kursi kabinet, maka benar dugaan orang-orang, kalau partai-partai yang berkoalisi mengadakan politik dagang sapi," kata dia. (asy/)


Berita Terkait