"Yang bersangkutan, Direktur Operasional PT Adhi Karya diperiksa kembali sebagai saksi untuk DK," ujar Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha ketika dikonfirmasi, Senin (22/10/2012).
Sebelumnya Teuku Bagus juga sudah pernah diperiksa KPK pada 25 September lalu. Namun ia bungkam dan kabur saat ditanyai wartawan seusai pemeriksaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peran tersangka, Dedy Kusdinar selaku pejabat pembuat komitmen pada kasus Hambalang yakni terkait PT Adhi Karya yang menjadi pemenang tender proyek Hambalang. Proyek dengan total nilai Rp 2,5 triliun itu dikerjakan melalui kerja sama operasi (KSO) antara Adhi Karya dan Wijaya Karya. Dalam pengerjaannya, proyek tersebut disubkontrakkan ke sejumlah perusahaan lain, diantaranya PT Metaphora Solusi Global PT Ciriajasa Cipta Mandiri. Penyelidikan kasus Hambalang berawal dari temuan KPK saat menggeledah kantor Grup Permai, perusahan milik Muhammad Nazaruddin, beberapa waktu lalu.
Dalam kasus ini, KPK telah memanggil Konsultan PT Yodya Karya Irdham Alamsyah, karyawan PT Adhi Karya Kushadi, Direktur Utama PT Yodya Karya M Basir. PT Yodya Karya merupakan perusahaan BUMN yang bergerak di bidang konsultasi teknik konstruksi.
KPK juga memanggil Arsitek PT Ciriajasa Cipta Mandiri Aditya Gautama dan Manajer Konstruksi PT Ciriajasa Cipta Mandiri Malemteta Ginting. PT Ciriajasa diketahui juga merupakan perusahaan konsultan proyek Hambalang.
(fjr/ndr)











































