MA Anggap Tes Urine untuk Hakim Belum Relevan

MA Anggap Tes Urine untuk Hakim Belum Relevan

Rivki - detikNews
Jumat, 19 Okt 2012 14:43 WIB
MA Anggap Tes Urine untuk Hakim Belum Relevan
Jakarta - Wacana pemeriksaan tes urine kepada seluruh hakim nampaknya tidak disambut baik Mahkamah Agung (MA). Tes urine para hakim dinilai belum perlu dilakukan, karena dari ribuan hakim hanya satu yang tertangkap, yaitu hakim Puji Widjayanto.

"Kita lihat dulu apakah sudah relevan atau tidak? Kalau saat ini baru satu kan yang tertangkap," ungkap Kabiro Humas MA Ridwan Mansyur, di gedung MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (19/10/2012).

Dirinya menegaskan MA akan memperketat pengawasan. Hal itu sudah dilakukan oleh Ketua MA Hatta Ali dengan cara mengumpulkan seluruh kepala pengadilan tinggi se-Indonesia untuk melakukan pengawasan dan pembinaan kepada seluruh hakim di masing-masing provinsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pak Hatta sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh para kepala Pengadilan Tinggi. Dalam sosialisasinya, Ketua MA minta agar hakim jaga harkat, martabat dan profesionalitas," ungkapnya.

Mahkamah sendiri meminta kepada instrumen penegak hukum lainnya untuk terus menindak para hakim yang nakal. Jika ada hakim nakal, lanjut Ridwan, segera ditindak dan diberi sanksi tegas.

"Jadi kalau ada hakim yang melanggar hukum silahkan saja ditangkap, hakim itu kan warga negara seperti biasa," ucapnya.

(rvk/tor)


Berita Terkait