Kapolres Jakarta Selatan Kombes Wahyu Hadiningrat menjenguk dua korban bentrok Universitas Pamulang di RSUD Pamulang, Jundy dan Feri. Jundy mengalami luka lebam, sementara Feri menderita luka tembak peluru karet.
Pantauan detikcom, Kamis (18/10/2012) Wahyu datang ke UGD RSUD Tangerang Selatan, Jalan Pajajaran Raya, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, pada pukul 18.16 WIB. Didampingi oleh beberapa staf Polres Jaksel, Wahyu menemui salah satu korban yang masih sadar, Feri Iriawan (22).
Wahyu mencoba berdialog sembari memegang lengan Feri, "Gimana kabarnya?"
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, Wahyu menemui ayah Jundy, Sukirman (55). "Kita masih observasi. Kita mau tau seberapa parah dari kedua korban. Untuk penanganan medis kita serahkan tim medis," ujar Wahyu kepada Sukirman sambil menyalaminya. Sukirman hanya mengangguk.
Wahyu juga sempat menemui salah seorang teman korban, Fahmi. "Pihak rumah sakit mengatakan besok korban akan dioperasi," ujar Fahmi kepada Wahyu.
Setelah berada di rumah sakit selama sekitar 15 menit Wahyu meninggalkan RSUD Pamulang tanpa memberikan keterangan apapun kepada wartawan. Sebelumnya dia menegaskan tidak ada peluru tajam yang digunakan polisi dalam meredam bentrokan mahasiswa penolak Wakapolri Komjen Nanan Sukarna dengan aparat.
(/nrl)










































