"Memang ketika dari sisi protokoler itu memungkinan saya pikir yang dilakukan Jokowi dan Gita Wirjawan itu positif. Memang itu gaya khas Jokowi karena memang dari Solo. Mereka cekatan membantu pemimpin dalam hal ini Pak SBY," kata Ketua DPP PPP Arwani Thomafi kepada detikcom, Rabu (17/10/2012).
Menurut Arwani, menghormati pemimpin dalam terminologi birokrasi sangat wajar. Tentu hal tersebut memungkinkan dilakukan sepanjang protokoler memungkinkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gita Wirjawan memang disebut-sebut sebagai salah satu tokoh muda yang akan maju di Pilpres 2014. Diakui Arwani, Gita adalah tokoh muda yang cukup sukses masuk ke lingkaran politik nasional.
"Dia masih muda, dia sudah bisa masuk dalam lingkaran politik nasional. Kita tunggu kinerja dia dulu," kata Arwani.
Lalu bagaimana dengan masa depan karier politik Jokowi? Menurutnya, Jokowi masih harus membuktikan kinerjanya membangun Jakarta. "Kinerja dan track recordnya akan dilihat masyarakat," nilainya.
Aksi duet Jokowi-Gita ini terjadi di Kemayoran sekitar pukul 10.50 WIB. Tokoh yang sedang naik daun, Jokowi, spontan mengangkat gong dan memindahkannya ke posisi yang pas, saat gong itu hendak dipukul Presiden SBY. Saat memindahkan gong, Jokowi dibantu Gita Wirjawan.
Aksi Jokowi dan Gita ini membuat Presiden SBY tertawa kecil. Dia menunjuk "ulah" keduanya dengan tangan kanannya yang membawa alat pemukul. Para hadirin tentu tak ketinggalan tertawa melihat aksi "turun tangan" kedua pejabat tersebut.
(van/nrl)











































