"Untuk menu tidak masalah. Yang perlu diperhatikan lagi adalah soal kebersihan baik di tempat masak atau pengolahan maupun yang didistribusikan ke jamaah," ungkap Wakil Ketua DPR RI, Anis Matta kepada wartawan seusai melakukan kunjungan di Perusahaan Katering, Al Ichwan, Madinah, Jumat (12/10/2012).
Menurut Anis, dari sisi bahan makanan dan menu sudah memenuhi selera lidah orang Indonesia. Bahan makanan seperti daging ayam sebagian besar di suplai dari perusahaan di Jeddah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka melihat proses memasak mulai dari menanak nasi, membuat lauk dan sayuran serta proses packing dan distribusi serta bumbu yang tersedia hingga cara pengolahannya.
"Kalau rasa sudah pas dan ukuran ayam yang dipotong-potong untuk di konsumsi ukuran orang Indonesia memang lebih besar," katanya.
Ganjar Pranowo sendiri juga turut mencicipi masakan daging ayam goreng bumbu mentega beserta menu lainnya. Menurutnya dari rasa sudah memenuhi selera orang Indonesia. "Sudah cocok rasanya, masuk," ungkap Ganjar.
Perusahaan katering Al Ichwan merupakan salah satu dari 12 perusahaan katering yang dikontrak pemerintah Indonesia untuk mendistribusikan makanan jamaah Indonesia di Madinah. Mereka juga mengunjungi perusahaan katering Tamwin Suudi. Kunjungan yang dipimpin oleh Chaerunisa bersamaa 14 anggota DPR lainnya, seperti Ganjar Pranowo, Fahri Hamzah, Ina Mariana dan lain-lain.
Chaerunisa menambahkan rombongan anggota dewan berasal dari beberapa komisi. Salah satu yang menjadi tugas utama tim adalah mengawasi pelaksanaan ibadah haji seperti yang dilakukan setiap tahun.
"Kami berada di sini untuk mengawasi dan memantau pelaksanaan haji seperti pemondokan, katering, kesehatan, transportasi baik di Madinah, Mekkah, Armina," katanya.
(bgs/van)











































