Puluhan wartawan di Bogor melakukan aksi solidaritas terkait kasus pemukulan terhadap wartawan yang dilakukan oleh ormas Pemuda Pancasila. Mereka berharap kasus tersebut diproses secara hukum.
Puluhan wartawan dari berbagai media cetak, elektronik dan online mendatangi kantor Harian Radar Bogor, di Graha Pena, Jalan KH Abdulah bin Nuh, Rabu (10/10/2012). Mereka membawa poster-poster bertuliskan "Lawan Premanisme Terhadap Pers, Lawan Pemuda Premanisme"
Selain orasi, para wartawan juga melakukan aksi teatrikal menunjukan aksi kekerasan yang dilakukan oleh ormas. Lalu aksi ditutup dengan mengumpulkan ID Card dan menaruhnya di bawah lalu ditaburi dengan bunga sebagai simbol matinya kebebasan pers.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mengutuk keras apa yang telah dilakukan PP terhadap rekan kami," kata Ketua Forum Wartawan Harian Bogor (FWHB), Endang Gunawan pada detikcom.
Puluhan wartawan diterima oleh CEO Radar Radar Hazairin Sitepu. Hazairin menyampaikan berterima kasih atas aksi solidaritas yang dilakukan para wartawan. Dirinya juga mengucapkan terima kasih terhadap pihak kepolisian yang telah mengawal aksi pada Senin lalu. "Semoga kejadian ini tidak terjadi oleh media lain," jelas Hazairin.
(trw/trw)











































