Sengketa Lahan, Ribuan Petani dan Polisi Bentrok di Serdang Bedagai Sumut

Sengketa Lahan, Ribuan Petani dan Polisi Bentrok di Serdang Bedagai Sumut

Khairul Ikhwan - detikNews
Senin, 08 Okt 2012 14:55 WIB
Medan - Ribuan petani terlibat bentrok dengan aparat kepolisian di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Senin (8/10/2012) pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Bentrokan itu terjadi di Desa Dolok Sagala, Kecamatan Dolok Masihul. Pemicunya, karena polisi menghadang truk yang dinaiki petani dan melarang petani memasuki areal perkebunan milik PT. Socfindo, Kebun Bangun Bandar.

Para petani yang tergabung dalam Panitia Reformasi Pengembalian Tanah Rakyat Desa Dolok Sagala, mengklaim lahan seluas 1990 hektar yang kini telah ditanami sawit dan karet oleh PT. Socfindo adalah milik petani secara turun-temurun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahun 1968 pihak perkebunan mengambil paksa tanah masyarakat Dolok Sagala dengan cara mengintimidasi orang tua kami," kata Harto, salah seorang warga.

Kedatangan warga pada hari ini dimaksudkan untuk menduduki kembali lahan itu. Ternyata polisi sudah berjaga-jaga di lokasi. Aksi saling dorong terjadi.

Bentrokan mereda setelah pejabat Pemkab Serdang Bedagai datang ke lokasi bentrokan dan berjanji akan mempertemukan kedua belah pihak untuk mengatasi sengketa lahan ini.

(rul/trw)


Berita Terkait