Peristiwa terjadi hanya beberapa saat setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sekitar pukul 18.00 WIB. Tiba-tiba, angin kencang menghantam atap rumah warga dan menerbangkan atap.
Salah seorang warga, Karma Hidayat, mengatakan warga sempat panik karena mendengar suara bergemuruh disertai atap rumah diterbangkan angin.
Korban puting beliung langsung menyelamatkan diri keluar rumah untuk mengantisipasi ancaman tertimpa material bangunan dan atap.
"Warga jadi panik dan lari keluar rumah. Takut tertimpa," ujar Hidayat.
Sementara korban lain, Indra, mengatakan jumlah rumah yang rusak bisa jadi lebih dari 15 rumah. Aparat desa setempat masih melakukan pendataan, dan ada beberapa lokasi berbeda yang terkena bencana ini.
"Sedikitnya ada 15 rumah yang rusak. Sebagian besar atapnya jebol. Warga yang rumahnya rusak, malam ini mengungsi ke rumah tetangga," jelas Indra.
Pendataan jumlah rumah belum dapat dilakukan karena hujan terus mengguyur hingga malam sekitar pukul 21.00 WIB.
(rul/rmd)











































