"Yang datang ke KPK penyidik Polda Bengkulu ditemani penyidik Polda Metro Jaya," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Suhardi Aliyus dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Sabtu (6/10/2012).
Kedatangan penyidik Polri ke KPK pun sama sekali bukan terkait urusan 5 penyidik yang belum kembali ke Polri. "Tidak ada kaitan dengan 5 penyidik yang belum kembali," jelasnya.
Sedang Direskrim Polda Bengkulu Kombes Dedi Irianto yang datang ke KPK dan hendak menjemput Novel terkait dugaan penganiayaan atas pencuri sarang burung walet pada 2004 lalu menjelaskan, pihaknya datang dengan baik-baik ke KPK.
"Kami datang dari Bengkulu bertiga, para penyidik. Ke Polda Metro dan meminta bantuan POM. Kami datang ke KPK karena ada kasus itu di Bengkulu, yang kebetulan yang bersangkutan berada di KPK, jadi kami datang," jelas Dedi yang datang pukul 19.30 WIB, Jumat (5/10) ke KPK.
Di KPK, lanjut Dedi, pihaknya ingin koordinasi sesuai etika institusi Polri. "Bukan liar, saya tetap koordinasi. Kami baik-baik datang ke sana, kami diperlakukan sebagai tamu dan bukan penyidik," jelas Dedi.
Menunggu 2 jam, dia diminta datang ke ruang jumpa pers KPK. Sebelumnya, Dedi sudah mengontak pimpinan KPK Zulkarnaen. "Tapi yang datang kemudian pegiat KPK dan wartawan," tutur Dedi.
(ahy/ndr)











































