"Menurut pengakuan dari FR, senjata yang dipakai untuk membunuh korban itu disimpan di dalam parit," kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Wahyu Hadiningrat di kantor Kapolres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (29/9/2012).
Menurut dia, barang bukti berupa senjata sudah diperiksa di laboratorium. Hasilnya, darah yang ada di senjata dengan darah korban cocok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tawuran ini menyebabkan Alawy, siswa SMA 6 kelas X berusia 15 tahun, tewas akibat kena bacok di bagian dada.
Doyok ditangkap di sebuah tempat kos di Jalan Srayen Wetan, Kalimari, RT 06/035 Condong Catur, Sleman, Yogyakarta.
(/)











































