Kapolda DIY Brigjen Pol Sabar Raharjo mengatakan, mereka yang dipulangkan karena tidak ada bukti keterkaitan dengan aksi terorisme atau jaringan terorisme.
Â
"Hanya dititipkan saja. Jika dalam perkembangan pemeriksaan ada keterkaitan dengan jaringan-jaringan lain, maka dibawa ke Jakarta," kata Sabar usai menghadiri acara pamitan calon jamaah Haji di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Selasa (25/9/2012).
Â
Menurut Sabar, penitipan di Mako Brimob Yogyakarta ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Apabila tetap ditempatkan di Solo kemungkinan akan ada gangguan-gangguan selama pemeriksaan. Yogyakarta dianggap lebih netral dan tidak akan menimnulkan daya tarik bagi teman-temanya yang bisa menggangu.
Â
"Kami tidak tahu sampai kapan mereka dititipkan disini, karena itu tergantung dari pemeriksaan tim Densus 88," kata Sabar.
Densus 88 menangkap 9 terduga teroris di Solo Jumat (21/9) dan Sabtu (22/9) lalu. Dari hasil penyelidikan, tim menemukan sejumlah bahan peledak. Bahan campuran perakitan bom itu dinilai lebih berbahaya dan memiliki daya ledak yang lebih besar dibanding yang ditemukan sebelumnya.
(trw/trw)











































